Press "Enter" to skip to content

Cara Menghitung BMI (Body Mass Index) dan 5 Tips Menjaga Berat Badan Ideal

Ahmad Yusuf 1
Bagikan Artikel Ke:

Sebelum membahas mengenai cara menghitung BMI, penting kiranya sahabat lensasehat.com mengetahui pengertian dan hal terkait BMI.

Apa itu BMI (Body Mass Index) atau IMT (Indeks Massa Tubuh)

Indeks massa tubuh adalah cara yang mudah dan sederhana untuk memantau status gizi pada orang dewasa guna menilai tubuh kekurangan atau kelebihan berat badan. Namun dalam menggunakan rumus ini hanya dapat berlaku pada pria maupun wanita dengan usia 18 hingga 70 tahun dengan struktur tubuh dan tulang belakang normal, bukan atlet atau binaragawan, dan bukan ibu hamil maupun menyusui. Hal ini disebababkan pada kondisi tertentu misal pada ibu hamil terjadi penambahan berat badan yang signifikan untuk menunjang kebutuhan gizi janin dan ibu saat mengandung dan menyusui.

Komponen dari Body mass Index Atau Indeks Massa Tubuh

Dalam perhitungan Body mass index terdapat komponen penting yang mesti diketahui yaitu terdiri dari berat badan dan tinggi badan. Berat badan diukur dengngan posisi badan berdiri tegak diatas timbangan berat badan serta kepala tegak lurus melihat ke depan. Sedangkan tinggi badan diukur dengan kondisi tubuh berdiri tegak lurus, tanpa memakai alas kaki, kedua tangan lurus kebawah, dan pastikan kepala, punggung, tumit belakang kaki menempel di dinding serta pandangan mengarah ke depan.

Cara Menghitung BMI

cara menghitung BMI adalah dengan menggunakan rumus berikut:

Setelah menghitung nilai BMI anda maka selanjutnya cocokkan dengan tabel dibawah ini, untuk mengetahui anda termasuk kategori apa.

Klasifikasi Menurut WHO
KLASIFIKASI STATUS GIZIBMI (kg/m^2)
Underweight ( berat badan kurang) < 18,5
Normal / Ideal18,5 - 24.9
Pre-Obesitas25 - 29.9
Obesitas I30 - 34.9
Obesitas II35 - 39.9
Obesitas III≥ 40

Catatan: BMI atau IMT tidak dapat memastikan status kesehatan anda secara keseluruhan, perlu memerhatikan pula massa otot dan lingkar pinggang serta pemeriksaan kesehatan yang lain secara menyeluruh. Jadi, jangan hanya terpaku pada BMI dan angka timbangan berat Anda, makanya BMI tidak sempurna untuk menghitung universal, tetapi dapat menjadi salah satu acuan.

Faktor- Faktor yang Mempengaruhi BMI

1. Usia

Seiring bertambahnya usia maka kita cenderung kurang melakukan olahraga ditambah kesibukan perkerjaan yang tidak membutuhkan tenaga misal duduk di depan komputer. Ketika seseorang jarang melakukan olahraga serta asupan kalori melebihi kebutuhan kalori per hari maka berat badan cenderung meningkat.

2. Pola Makan

Makanan dengan berbagai macan jenis, jumlah, dan kombinasi makanan yang dikonsumsi secara berlebihan dapat meningkatkan Indeks Massa Tubuh seseorang. Makanan cepat saji cukup memberikan kontribusi terhadap peningkatan Indeks Massa Tubuh seseorang, hal ini terjadi karena kandungan gula dan lemak yang tinggi pada makanan cepat saji. Selain itu, besar porsi dan banyak frekuensi juga berpengaruh terhadap indeks massa tubuh. Perlu diketahui juga bahwa orang mengonsumsi makanan dengan lemak yang tinggi lebih cepat mengalami kenaikan berat badan ketimbang orang yang mengonsumsi makanan dengan karbohidrat yang tinggi pada jumlah kalori yang sama.

3. Aktifitas Fisik

Dalam berakftifitas tentu tubuh bergerak membutuhkan energi dengan membakar kalori. Aktifitas fisik berbanding terbali dengan body mass index (BMI), jika aktiftas fisik meningkat maka hasil body mass index akan cenderung normal sedangkan jika aktifitas fisiknya menurun maka hasil body mass index akan cenderung meningkat.

4. Jenis Kelamin

BMI dengan kategori overweight atau kelebihan berat badan berlebih banyak didapatkan pada pria. Tetapi angka obesitas pada wanita didapatkan lebih tinggi daripada pria. Pada penelitian Asil, E dkk tahun 2004 bahwa penyebaran lemak di tubuh berbeda antara lemak laki-laki dan perempuan, laki-laki lebih sering menderita obesitas viscelar dibanding wanita. Biasanya perempuan mempunyai presentase lemak tubuh daripada pria. Pada wanita dan pria karena perbedaan hormonal, sehingga pada pria tempat penyimpanan lemak di bagian perut dan pada wanita tempat penyimpanan lemak di bagian pada dan pinggul. Maka bentuk tubuh wanita cenderung mirip buah pir, sedangkan pada pria cenderung mirip buah apel.

5. Genetik

Pada beberapa studi membuktikan bahwa faktor keturunan berupa genetik bisa memengaruhi berat badan seseorang. Penelitian menunjukkan bahwa pada orang tua obesitas cenderung menghasilkan perbandingan tertinggi anak yang obesitas pula.

Pentingnya Menjaga Berat Badan Ideal

Selain menjaga berat badan tetap ideal dapat menambah daya tarik penampilan seseorang. Dari segi kesehatan juga memberikan beberapa manfaat bagi tubuh agar tetap sehat dan mencegah dari timbulnya penyakit akibat berat badan berlebih seperti Obesitas. Berat badan ideal dapat menjaga sistem hormonal pada wanita maupun pria tetap seimbang sehingga fungsi organ tubuh menjalankan fungsinya dengan baik. Orang yang menjaga berat badan ideal memiliki presentase risiko yang rendah terserang penyakit tidak menular seperti hipertensi, DM, stroke dan penyakit jantung di kemudian hari.

Dampak Buruk Ketika BMI Berlebihan

Obesitas merupakan ancaman kesehatan yang terjadi di seluruh dunia. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO lebih dar i 2,8 juta penduduk orang dewasa meninggal setiap tahun akibat obesitas yang menimbulkan penyakit tidak menular dan penyakit kronis lain seperti penyakit jantung dan penyakit kencing manis atau diabetes mellitus.

5 Tips Menjaga Berat Badan Ideal

  1. Pilih konsumsi makanan sehat yang mengandung omega 3, antioksidan, tinggi serat, isoflavin, vitamin B dan C, kalium, folat. Serta batasi makanan yang mengandung lemak jahat dan kolesterol yang tinggi. Lebih baik mengonsumsi makanan yang diolah dengan cara panggang, rebus, atau kukus. Mengonsumsi makanan perlu perhatikan juga mengandung lemak baik seperti daging ayam, ikan, sayuran, susu. Perhatikan juga cemilan berupa kue-kue dan gorenan tetap terkontrol dan sehat.
  2. Bagi kalian yang memiliki berat badan kurang atau kurus, pastikan kalian beristirahat cukup dan jangan begadang. Pola makan juga harus banyak dan sering, tapi tetap mengonsumsi makanan yang sehat
  3. Jika anda merokok segera hentikan kebiasaan buruk ini. Selalu hindari dan menjauhi tempat-tempat yang bebas untuk merokok karena asap rokok yang dihirup lebih berbahaya.
  4. Rutin berolahraga minimal 30 menit per hari dan minimal 4-5 hari dalam seminggu. Banyak jenis olahraga yang dianjurkan seperti jalan kaki, berenang, jogging, bersepeda, gym, ataupun yoga.
  5. Bagi kalian yang muslim tentu mengetahui puasa. Selain bernilai ibadah tentu berpuasa dapat memberikan kebaikan bagi ruh dan jasmani.

Jadi tetap jaga berat badan pada batas normal ya sobat lensa sehat, sekian dulu.

Hitung Indeks Massa Tubuh anda menggunakan kalkulator berikut:

Kalkulator Berat Barat Ideal / IMT

Sekian dulu sobat lensa sehat, selanjutnya bahas mengenai apa ya? Silahkan tinggalkan komen dibawah. Jika artikel ini bermanfaat silahkan like dan share . Terima kasih.

Bagikan Artikel Ke:
  1. Aryanto Aryanto

    Terima kasih infonya, sangat bermanfaat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *