Press "Enter" to skip to content

Pahami Konsep Sehat Dalam Perspektif Islam Agar Sehat Walafiat

Ahmad Yusuf 0
Bagikan Artikel Ke:

Pada tulisan ini lensasehat.com akan membahas sedikit gambaran tentang konsep sehat. Pada hakikatnya semua manusia memiliki keinginan untuk menjalani kehidupan dengan tenang, damai dan tentaram, meskipun semua itu tidak dapat kita capai tanpa tubuh yang sehat. Islam adalah agama yang mengatur segala aktivitas kehidupan mulai dari bangun hingga tidur lagi. Oleh sabab itu, islam menata setiap aspek kehidupan manusia dengan baik agar kiranya setiap individu dapat hidup sehat secara jasmani dan rohani.

Kesehatan merupakan mahkota bagi orang-orang yang sehat, yang tidak dapat dirasakan kecuali oleh orang yang sakit.” Kata seorang pepatah arab.

Hidup Sehat dengan Olahraga

Unsur Konsep Sehat

Dalam islam, konsep sehat manusia tidak hanya sebatas fisik yang sehat tetapi mencakup unsur fisik, psikis, spiritual, dan sosial. Bahkan ada pula praktisi kesehatan yang menganjurkan sehatsejak dalam pikiran. Ketika salah satu dari unsur tersebut terjadi gangguan maka akan memperngaruhi keseimbangan kesehatan. Ada yang terlihat sehat fisik tapi begitu psikis/jiwa terganggu maka dapat dikatakan sakit jiwa, begitulah salah satu contoh ketika salah satu unsur mengalami gangguan.

Gaya hidup sehat menjadi perhatian lebih bagi setiap induvidu dalam menjalani kehidupan kerana tanpa tubuh yang sehat segala aktivitas akan terhambat. Dalam islam kesehatan menjadi kondisi yang mesti kita syukuri. Ketika sehat diangkat dari seseorang maka sebagian besar apa yang dimiliki tidak dapat kita nikmati dengan baik, misalkan saat sakit makanan yang kita konsumsi rasanya akan tidak lezat bahkan kebanyakan orang sakit enggan untuk makan.

Lebih Baik Mencegah daripada Mengobati

Untuk menjaga kesehatan jasmani atau fisik sudah menjadi pengetahuan umum yaitu dengan berolahraga. Namun apakah cukup dengan berolahraga saja? Tentu tidak. Prinsip menjaga kesehatan fisik perlu memerhatikan aktivitas dari bangun hingga tidur agar mangatur segalanya dalam kadar secukupnya atau tidak melampaui batas yang berlebihan. Pola hidup sehat menjadi salah satu acuan dalam menjaga kesehatan fisik. Pola istirahat dengan tidur lebih awal dan tidak begadang, pola makan dengan gizi yang seimbang.

Dan yang paling penting hindari kebiasaan merokok dan minum beralkohol karena kebiasaan ini memberikan lebih banyak dampak buruk daripada baiknya. Dampak yang diakibatkan oleh kebiasaan ini dapat merusak jantung, paru, kesuburan dan bahkan orang sekitarpun ikut kena dampaknya. Ada pula pandangan yang salah beredar di masyarat yang mesti diluruskan yang mengatakan bahwa “saya merokok tapi kok sehat-sehat saja” atau merokok atau tidak tetap meninggal juga”. Memang tak disangkal bahwa ada yang merokok tapi tidak sakit namun itu hanya sedikit, tapi justru lebih banyak yang berdampak buruk pada kesehatahan.

Dari segi kesehatan jiwa atau rohani, seperti dijelaskan diatas ada yang fisik sehat tapi ketika jiwanya terganggu maka dapat dikatakan gangguan jiwa. Gangguan jiwa dapat terjadi ketika seorang tidak dapat menyesuaikan diri, beradaptasi, mencari jalan keluar dari harapan atau keyakinan yang diharapkan akan menjadi kenyataan di masa depan sesuai dengan keinginan dimana untuk mencapainya harus dengan tindakan nyata. Seperti halnya fisik yang memerlukan asupan gizi dan nutrisi yang cukup agar dapat bertahan dari serangan penyakit makanya jiwa atau rohani juga membutuhkan asupan yang menguatkan psikis dari stressor. Asupan yang dimaksud berupa ajaran keagamaan, didikan orang tua kepada anaknya, bersosialisasi dan lain-lain.

Manfaatkan Waktu Sehatmu sebelum Datang Waktu Sakitmu

Mengangkat perkataan dari tokoh paling berpengaruh di dunia yang menempati posisi pertama dalam buku The 100 karya Michael H. Hart yaitu Rasulullah Saw. Bahwa sehat menjadi salah satu dari lima yang mesti kita manfaatkan sebaik-baiknya. Dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma, Rasulullah shallallah ‘alaihi wa sallam pernah memberikan nasehat kepada seseorang. “Manfaatkanlah lima perkara sebelum lima perkara: waktu mudamu sebelum tiba waktu tuamu, waktu sehatmu sebelum tiba waktu sakitmu, masa kayamu sebelum tiba masa kefakiranmu, masa luangmu sebelum tiba masa sibukmu, hidupmu sebelum tiba matimu.

Kesehatan merupakan salah satu faktor yang sangat penting dalam menjalani kehidupan karena dengannya manusia hendaknya memanfaatkan masa sehat dengan produktif. Dalam artian menggunakan untuk berbidah, banyak berbuat kebaikan, serta memberikan manfaat terhadapa manusia lain. Apabila sakit maka segala aktifitas terbatas atau terhenti sebab untuk bergerak pun susah, makan tak enak, dan waktu sebagian besar waktu akan habis dengan beristirahat diatas tempat tidur.

Penyakit dan Kesembuhan Ketentuan dari Allah Swt

Ketika seseorang sakit maka perlu memeriksakan diri dan penyembuhan secara menyeluruh kepada ahlinya. Berobat merupakan usaha yang mesti kita tempuh untuk mencapai kesembuhan. Namun hal ini mesti kita tanamkan kesadaran dalam diri bahwa kesembuhan diperoleh dari Allah Swt dengan izin-Nya, soal obat dan dokter hanyalah perantara untuk mencapai kesembuhan. Dalam Al-Quran Allah Swt berfiman: Dan apabila aku sakit, Dialah Yang menyembuhkan aku.” (QS. Asy-Syu’ara: 80).

Unsur KesehatanGangguanPencegahan
FisikStroke, Penyakit jantung, gagal ginjalPola hidup sehat berupa Olahraga, Makanan sehat, Cukup cairan perhari
Non-Fisik (Spiritual, Kejiwaan, Sosial)Penyakit JiwaIbadah, ngaji, didikan orang tua, Silaturahim

Sekian sedikit pembahasan mengenai konsep sehat dalam islam. Kurang lebihnya mohon maaf. Sekian dulu sobat lensa sehat, selanjutnya bahas mengenai apa ya? Silahkan tinggalkan komen dibawah. Jika artikel ini bermanfaat silahkan like dan share . Terima kasih.

Bagikan Artikel Ke:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *